Ikuti langkah-langkah berikut untuk hasil yang otentik.
Potong daging ayam menjadi bentuk dadu berukuran sedang agar mudah ditusuk dan matang merata saat dibakar. Pastikan ukuran potongan relatif sama sehingga tingkat kematangannya seragam.
Tusukkan potongan ayam ke tusuk sate. Isi setiap tusuk dengan 4–5 potong ayam. Susun rapi agar proses pembakaran lebih mudah dilakukan dan hasilnya tampak menarik saat disajikan.
Haluskan kacang tanah goreng bersama bawang putih, cabai merah, kemiri, gula merah, garam, dan air asam jawa hingga menjadi pasta yang lembut dan kental.
Masak bumbu kacang dengan sedikit air di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan matang sempurna. Sisihkan sebagian untuk olesan sate dan sebagian lagi untuk saus penyajian.
Campurkan sebagian bumbu kacang dengan kecap manis dan sedikit minyak goreng. Aduk rata hingga menjadi bumbu oles yang siap digunakan selama proses pembakaran.
Panaskan bara api atau alat pemanggang. Letakkan sate di atas pemanggang lalu bakar sambil sesekali dibalik. Oleskan bumbu secara berkala agar permukaan sate menjadi mengilap dan aromanya semakin harum.
Lanjutkan pembakaran hingga seluruh bagian ayam matang sempurna dan muncul sedikit bekas karamelisasi pada permukaannya. Tahap ini memberikan cita rasa khas sate Madura yang autentik.
Siapkan piring saji, tata lontong yang telah dipotong-potong, lalu susun sate di atasnya. Siram dengan sisa bumbu kacang dan tambahkan irisan bawang merah serta perasan jeruk limau.
Sajikan sate Madura selagi hangat. Hidangan ini sangat cocok disantap bersama kerupuk, acar timun, atau sambal tambahan sesuai selera.